Summary bab 6
Bab 6 ini kebanyakan ngebahas tentang angka ya. kita udah belajar angka dari SD, atau mungkin dari Tk kita udah ngenal angka. nah, makin ke atas jenjang pendidikan kita, makin kompleks saja hal hal yang berhubungan dengan angka yang harus kita pelajari..contohnya jika sewaktu Sd kita belajar 1+1=2, sewaktu kuliah kita sudah belajar d(x+1) / dx = 1, haha...
akan tetapi menurut saya, sedikit sekali dari hal hal yang kita pelajari sewaktu kuliah akan dipakai pada kehidupan nyata kita. hanya sedikit profesi yang mengharuskan kita menguasai hal hal seperti itu. semakin ke atas, kita belajar menghitung dengan berbagai macam pedekatan, tidak harus exact hasilnya kecuali untuk beberaapa bidang.. nah, karena adanya pendekatan pendekatan seperti itu (approksimasi) maka mungkin ada baiknya jika mempelajari sedikit tentang approksimasi yang akan saya jelaskan berikut..
Analisa Kesalahan Sederhana
Dalam praktikum kimia atau fisika yang kita jalani sehari hari, kita jarang sekali mendapatkan hasil yag mutlak, malahan hampir tidak pernah.. kesalahan yag mturut mempengaruhi hal itu bayak sekali..nah dalam hal ini, ada beberapa bahasa yang digunakan, contohya
>>Akurat: Menghasilkan nilai kebenaran
>>Presisi: Membuahkan hasil yang sama dalam tiap pengukuran
>>Kesalahan sistematis: Kesalahan dalam proses pengukuran
>>Kesalahan acak: Kesalahan lain di luar kesalahan sistematis
>>Ketidakpastian: Nilai yang menunjukkan ketidakpresisian perhitungan
>>Kesalahan: Perbedaan antara nilai yang di dapat dengan nilai sebernarnya
bahasa bahsa seperti itu biasa digunakan dalam analisis analisis laboratorium
Angka Penting
apa ya angka penting itu?? yang pasti artinya tidak begitu sesuai denga namanya. angka penting itu adalah angka yang kita dapatkan setelah kita melakukan pembulatan dari angka yang seharusnya kita dapatkan. sebagai contohnya, jika setelah menggunakan kalkulator saya mendapatkan angka 23,16573, maka hasil yag umum diambil adalah 23,17. berikut terdapat beberapa aturan dalam mengambil angka penting
>>Format penulisan angka dalam bentuk baku
>>Pemulatan angka penting dilakukan di hasil akhir pengoperasian
>>angka penting adalah 2 angka di belakang koma
>>Angka 5-9 dibulatkan ke atas, angka 1-4 dibulatkan ke bawah
>>Dalam pengalian atau pembagian, hasil akhir pelaporan menggunakan jumlah angka penting paling sedikit dari komponen yang dioperasikan
Begitu cara mendapatkan angka penting. jadi lain kali kita menghadapi suatu angka rumit yang mengesalkan, kita dapat mengompresinya menjadi angka penting